Dalam kelam dan hitam
ketika dia berdiri
menepuk dada dengan
senyum hampanya
Pandangan tanpa ucap
mengungkap segala
Pada asa dan mimpi
dia melangkah gontai
mengepung berjuta sinar lilin
menjadikan mereka bisu
diam tanpa seuntai tawa
Begitulah dia menjelma
menebar lautan letih
memecah bukit cinta
memetakan perih
Hingga kalbu meredup lelap
hati tercabik tanpa sepah
{ 0 comments... Skip ke Kotak Komentar }
Post a Comment